Pertamina Dapat Lampu Hijau Impor Nile Blend
If you have even a passing interest in the topic of astaga.com lifestyle on the net, then you should take a look at the following information. This enlightening article presents some of the latest news on the subject of astaga.com lifestyle on the net.
PT Pertamina (Persero) menyatakan impor minyak mentah (crude) jenis Nile Blend sebesar 600.000 barel dari Sudan sudah mendapatkan restu dari Kementerian Perdagangan.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Omar S Anwar menyatakan, setiap rencana impor minyak mentah, perseroan harus minta izin dari Ditjen Migas, Kementerian ESDM dan Kementerian perdagangan.
“Saat crude akan datang dan loading, maka kami sudah dapat persetujuan dari Kementerian Perdagangan,” kata Omar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2010).
Izin tersebut berdasarkan surat yang dikeluarkan Menteri Perdagangan dengan nomor nomor 04.PI-19.09.0003 pada tanggal 21 Desember 2009 yang memberi persetujuan impor sejumlah jenis BBM dan minyak mentah termasuk nile blend tersebut.
Surat persetujuan itu sendiri telah mengacu kepada Peraturan Menteri Perdagangan No.42/M- AG/PER/9/2009 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Minyak dan Gas Bumi tertanggal 14 September 2009.
Omar menyatakan, tender impor minyak mentah jenis nile blend tersebut dilakukan oleh anak usaha Pertamina yaitu Petral dan diikuti 32 perusahaan baik nasional dan internasional. Dari 32 peserta tender, ada 4 perusahaan yang mengajukan penawaran terbaik yaitu BP, Trafigura, Sietco, dan Gold Manor.
“Gold Manor kasih penawaran yang paling murah,” kata Omar.
Mengenai aturan OFAC (Office of Foreign Assets Control) yang melarang pengadaan crude dan produk dari Sudan, Omar menyatakan hal tersebut hanya berlaku bagi warga negara dan perusahaan Amerika Serikat.
Think about what you’ve read so far. Does it reinforce what you already know about astaga.com lifestyle on the net? Or was there something completely new? What about the remaining paragraphs?
Untuk diketahui, Pemerintah AS memiliki aturan mengenai transaksi pengadaan crude dan produk yang harus tunduk atau comply pada regulasi OFAC.
Nile bled merupakan crude yang dihasilkan oleh negara Sudan sementara Sudan merupakan salah satu negara yang masuk daftar SDN (Specialy Designated Nationals) List OFAC.
Pada kesempatan yang sama, Omar juga membantah bahwa kapal yang membawa crude nile blend tertahan oleh bea cukai dan Polda Kalimantan Timur di Balik Papan. Bea Cukai Balikpapan kabarnya mempermasalahkan kelengkapan dokumen impor sedangkan Polda KalTim terkait permintaan Polri Pusat atas issue SDN List sehingga berpendapat mestinya crude tersebut hibah tetapi kenapa diperdagangkan.
“Soal crude nile blend yang ditahan di Balikpapan itu tidak benar, ini dapat dibuktikan dengan dokumken-dokumen impor yang lengkap. ntuk itu oleh Bea Cukai, 16 januari 2010, crude itu dalam waktu 24 jam sudah berhasil diambil,” kata dia.
Terkait isu permintaan pihak Gold Manor kepaada Petral untuk memberikan garansi berupa Payment Undertaking Pertamina dan kabarnya tanpa persetujuan Dewan Komisaris Pertamina, Omar menyatakan masalah payment undertaking masih merupakan wewenang direksi Pertamina, sehingga tidak memerlukan persetujuan komisaris.
“Untuk payment undertaking masih dalam wewenang direksi,” tandas dia.
Sumber detikFinance menyebutkan, Payment Undertaking pertamina untuk pembelian crude Nile blend untuk pengiriman tanggal 16-17 Januari 2010 sebanyak 600.000 barel tersebut ditujukan kepada GOLD manor international Ltd dengan nomor 007/H00000/2010-S4 tanggall 14 Januari 2010 dan ditandatangani oleh Direktur Keuangan Pertamina. Pembayaran dilakukan ke rek Gold manor di bank BNP PARIBAS cabang Singapura account no 50-038592-002-34.
Masih menurut sumber, sebetulnya cargo crude nile blend dari Gold Manor ini bukanlah yang pertama. Ini merupakan bagian term untuk Januari-Maret 2010 yang merupakan perpanjangan dari term Oktober-Desember 2009.
Sebelumnya pada November 2009 kargo yang sama sudah tertahan selama 24 hari ketika suplai ke kilang Balik Papan dan berikutnya pada desember 2009 juga mengalami demourage ketika suplai ke kilang Balongan.
Don’t limit yourself by refusing to learn the details about astaga.com lifestyle on the net. The more you know, the easier it will be to focus on what’s important.









